Thursday, November 18, 2010

Belajar Dari Siapa Saja

Inilah kisah saya beberapa hari lalu menjelang hari raya Idul Adha:

Lebaran Idul Adha sudah di pelupuk mata, seperti kebiasaan setiap tahun, ibu-ibu mulai menyiapkan bermacam-macam kue. Mulai dari kue kering hingga kue-kue basah. Biasanya anak-anak'a baik laki maupun perempuan akan dimintai sumbangan tenaga untuk menyelesaikan prosesi pembuatan yang nantinya akan dimakan bersama itu. Tak jarang kue-kue itu habis setengah resep pada proses pembuatan, maklum pekerja juga butuh asupan energi.

Lebaran kali ini berbeda, ada seorang kakak yang sudah semenjak sebulan lalu membantu kegiatan rumah tangga di rumah kami. Kak Safura namanya. Awalnya saya yang hanya mendengar sekilas mengira Sakura. Jadilah selama seminggu saya memanggilnya Kak Sakura. Yang dipanggil pun santai, tidak merasa namanya salah sebut. Hingga akhirnya sebuah form isian perbaikan Kartu Keluarga yang dibagikan ketua loronglah yang membuat saya mengetahui nama sebenarnya. Kebetulan tugas saya adalah mengisi berbagai form yang mampir ke rumah kami. Mengingat form-form semacam itu selalu dalam tulisan yang cukup mini hingga mamak atau ayah saya menyerahi saya tugas mulia itu. Hehehe...

Dua hari sebelum lebaran Idul Adha yang lalu, mamak saya membuat kue lebaran yang berbeda dari biasanya, yaitu keripik ketela. Kata mamak saya keripik ini enak rasanya n mamak saya pernah makan di salah satu rumah temannya, jadilah lebaran kali ini dicoba buat. Namun ternyata proses pembuatannya memakan waktu sanagt lama karena harus dipipihkan satu-satu. Wuiiih... Awalnya hanya Kak Safura yang membantu Mamak saya karena saya harus kuliah. Sepulang kuliah ternyata baru setengah stoples kecil yang jadi. Ckckckc...tapi setelah dirasa...gurih dan enak banget...>.<.. Namun penampakannya gak seenak rasanya, alias gak terlalu cantik. Kemudian saya pun ikut mengerahkan tenaga. Semua keripik selesai dibuat pada jam 9 malam...Fuiiih, capek. Namun tiba-tiba Kak Safura bilang, "Makasih ya Dek Lia udah bantuin". Nah saya mulai bingung. Kok berterima kasih?

Setelah saya tanya, ternyata ia berterima kasih karena telah dibantu membuat keripik enak yang ribet banget buatnya itu. Kemudian saya terharu soalnya Kak Safura baik banget. Ia merasa bertanggung jawab atas tugasnya. Walau terlihat rasa lelah dan bosan saat mengerjakan pekerjaan yang sama dari siang hingga malam. Terus saya jelaskan bahwa sayalah yang seharusnya berterima kasih karena jika tidak ada Kak Safura, maka sayalah sendirian yang selalu membuat itu semua seperti tahun-tahun yang lalu, dan mamak saya hanya tugas menggoreng. Terus ia tertawa dan mengucapkan terima kasih sekali lagi. 

Besok harinya, sehari sebelum lebaran, kami beres-beres rumah. Karena Kak Safura mendapat jatah membersihkan rumah depan yang masih dalam perbaikan, maka pekerjaannya menjadi lumayan banyak. Terus setelah makan siang, saya disuruh mamak mencuci piring karena Kak Safura masih membersihkan rumah. Saat saya mencuci piring, tiba-tiba Kak Safura nongol dan bilang, "Kok piringnya Dek Lia cuci? Biar Kakak aja nanti yang cuci". Nah saya bingung lagi dan menjawab, "Gak papa kok kak biar D'Lia cuci". Terus Kak Safura bilang,"Makasih yaa". Saya cuma tersenyum sambil berpikir ya Allah kok ada orang yang polos banget n baik gini. Kan bukan berarti kalau orang yang membantu di rumah itu harus mengerjakan semuanya sendiri. Semua orang rumah, tidak perduli siapa, harus punya partisipasi dalam kegiatan rumah tangga. Begitulah selalu ajaran mamak saya yang luar biasa.

Maka patutlah saya belajar pada Kak Safura tentang tanggung jawab dan rasa bersyukur atas apa-apa yang kita dapatkan dari orang lain, walaupun itu hanya hal yang amat sederhana dan mungkin tidak berarti besar bagi kita.

6 comments:

Umun said...

kak.. salaam buat kak safura ya, heheh

Yotsuba said...

oke dek...

rizarahmi said...

Dan saya pun terjebak di sini. Senang berkenalan dengan Kak Safura lewat tulisan Juza ^^ ah, ringan sekali dia menyebut terimakasih :)

Ade Oktiviyari said...

saya kenalan jg ah sama kak safura
salam kenal y kak safuranya yotsuba:D

PS: youtsuba, saya sdh pindah rumah;)

Yotsuba said...

wah k'safura jadi banyak teman...'salam balasan darinya' (mungkin itu yg akn ia ucapakan) sayangnya ia telah bertolak ke kampung halaman..

Yotsuba said...

k'ade: rmah lamanya jadi gmn?
tak sabar bertamu ke rumah baru...^_^

Post a Comment

Arigatou.. Visit Again Yaa... ~