Monday, September 12, 2011

Kumohon...

Duniaku, duniamu, berbeda.
bukan karena jarak,
tapi pikiran dan hati kita.

Jangan bertanya jika tak percaya akan jawaban ku.
jangan berbicara jika jijik mendengar ku.
jangan melihat jika enggan pada ku.
jangan berbaik hati jika kemudian menusuk lebih dalam.

Bisakah jika kita hanya ada di satu tempat yang sama.
hanya ada, tidak berbicara, tidak melihat dan bahkan tidak menganggap ada.
bisakah kita hanya ada.
karena keberadaan itu yang tak bisa kupungkiri.
tiada daya pergi, walau ingin dengan segenap jiwa raga.

Wednesday, August 10, 2011

Penguntit? (part 2)

Akhirnya.....hehheh

Bukan besoknya memang...soal'a saya malas nulis... jadilah cerita ini bersambung hingga beberapa hari kemudian....^_^

Bagi yang ngak nyambung...baca di sini.

Ceritanya saya kenal dengan seseorang karena suatu keperluan yang tengah saya geluti. Anggaplah namanya D. Setelah pertemuan yang diakibatkan keperluan itu kami berteman di jejaring sosial FB. Awalnya saya hanya mengucapkan terima kasih atas bantuannya dan basa-basi lainnya. Kemudian pertemanan di FB itu pun berlanjut. 

Saturday, August 6, 2011

Penguntit?

Pernahkan anda mendengar kata itu? Ya....Penguntit. Apa yang anda bayangkan? 
Sebagian mungkin membayangkan sebagai orang aneh yang mengikuti kemanapun anda pergi dan sedang apa anda. Itu pulalah yang saya pikirkan. Tapi satu hal yang pasti dari kata itu adalah.... Mengerikan!!

Jangan bayangkan saya sedang diuntit dalam dunia nyata!! (come on....apalah saya ini....seleb bukan, miliarder bukan, toke toge mungkin iya....hahaha)

Sunday, July 17, 2011

Don't Judge A Book By Its Cover

Heii......itu mungkin memang pribahasa klise yang selalu didengar. Tapi entah mengapa saya merasa hal ini menjadi hal yang harus dimengerti bukan hanya didengar kemudian berkata "Ya...ya...ya".



"Karena saya tidak sebaik yang anda kira".


Sunday, July 3, 2011

African Tart....sluuurp....:p

Alohaaaa....Kali ini akan ada yang enak-enak di post saya... Let's check it out!

Suatu hari saya mengunjungi rumah Kak Anggun, Hari itu kami berencana menggila dengan Yukata (Japanese Summer Suit). Yukata nya punya guru Bahasa Jepang kami, volunteer dari Jepang namanya Atsuko-san. Tak disangka-sangka, Kak Anggun yang rajin memasak, ternyata baru saja buat kue... Hehehehe. Nama kuenya African Tart atau biasa juga dikenal African Gateau. Rasanya? Jangan tanya, bikin saya meleleh dan mengharu biru...T.T
Enaaaak sekali. Seperti biasa, saya mungkin tidak akan membuat itu kue, jadi sebagai rasa cinta saya yang mendalam, maka saya wajib punya resepnya. Kak Anggun yang baik hati, rajin, lagi pintar memasak membagikan resepnya. Ini dia:


African Tart


Bahan Cake:
9 butir Telur
400 gr Tepung gula
350 gr Mentega
170 gr Terigu
30 gr Kopi
10 gr Coklat bubuk

Bahan Vla:
1 gelas Gula Pasir
1 sdm penuh Mentega 
1 sdm Tepung maizena
1 Kuning telur
1/3 gelas Susu kental manis
2 1/2 gelas Air
Vanili secukupnya


Friday, July 1, 2011

Nyata

Di sini
Sekarang
Dalam keadaan ini
Berfikir bahwa ini mimpi
Bermain sesuka hati
Hanya akan berakhir tanpa hati
Nyatanya... selalu ada terjaga setelah tertidur
Sebelum kematian
Tak hanya mimpi
Hari esok menanti


Wednesday, June 22, 2011

Apa Kabar Juza?

Jawabannya Baiiik.....Alhamdulillah. Jadi ngak usah nanya-nanya, jawabannya bakal sama, mau lagi sakit, lagi sedih or whatever lah, jawabannya tetap itu, titik.

Ya...saya bukan orang yang senang ditanya-tanya masalah ngak penting yang sifatnya basa-basi. Contohnya sms, jangan buang-buang pulsa anda untuk menanyakan kabar saya sebagai basa-basi. To the point aja, misalnya: juza bisa pinjam duit,sekian untuk bla, dan akan dibalikin pada bla? atau juza jawaban PR no 3 apa?, atau juza besok acaranya jam berapa?, atau juza tolong bawain apa. Ya pada intinya to the point, malah dengan basa-basi, anda bisa jadi ngak bakal sampe ke inti, karena saya ngak bakal balas sms anda. Jangan malu-malu sama saya, langsung aja. 

Wednesday, June 15, 2011

Gerhana Bulan Terpanjang Selama 100 Tahun, Mari Shalat Gerhana!

Assalamu'alaikum.
Ya pengelihatan anda masih baik dan anda tidak mengalami kesulitan membaca. Hehehe
Gerhana Bulan Terpanjang Selama 100 Tahun insyaAllah akan terjadi pada esok hari (Kamis, 16 Juni 2011) diperkirakan mulai dari pukul 01:25 WIB hingga 05:04 WIB. Awalnya saya tidak tahu kalau akan ada gerhana, tapi kawan saya memberi tahu setelah saya mempost foto bulan pada tgl 14 juni 2011. 

Sebenarnya pada malam itupun saya tidak berniat memfoto bulan. Ketika saya sedang internetan, Umay dan Cuex (teman saya) memberi tahu bahwa malam itu bulannya cantik sekali dan purnama. Saya bergegas keluar n mengabadikan si bulan.Ternyata setelah saya foto hari itu belum sepenuhnya purnama. Maka saya hadiahkan foto berikut untuk Umay dan Cuex.

my shoot, at my home


Setelah mempost foto ini di Fb, salah satu teman saya nanyak, "hari kamis gerhana bulan ya?" Tentu saja saya tidak tahu. Berangkat dari rasa penasaran, dan keinginan untuk tidak melewatkan salah satu momen spesialitu maka saya mencari info di paman google. Untuk info tentang gerhana selengkapanya dapat di baca di sini juga mengapa ini menjadi yang terpanjang juga silahkan baca di sini.


Tuesday, June 14, 2011

Sejarah yang Berulang


Ya, lagi-lagi berulang. Padahal sih kalau kata orang, sejarah tak kan berulang. Karena sejatinya tak kan ada yang akan benar-benar sama. Tapi saya benar-benar pesimis kalau sejarah yang satu ini akan berbeda dan tak terulang. Begitu diputuskan, maka saya dengan yakin ini akan persis sama. Detik diputuskan itu pula saya memutuskan hal lain. Hanya masalah waktu bom itu meledak. Tak perlu menunggu kan? karena akan sia-sia. Lebih baik menyiapkan strategi. Ya...mencegah terulangnya sejarah. Karena saya bukan keledai yang akan jatuh ke lubang yang sama. Hmm...keputusan yang sulit, mengingat saya bukanlah orang yang kejam dan disiplin pada diri sendiri. Perih untuk saat ini tapi tak akan perih untuk waktu yang akan datang.

Sebelumnya, perih itu benar-benar bersarang lama. Kali ini tak kan pun saya biarkan hinggap. Aahh...Mungkin akan lebih ringan, toh sudah 2 tahun. Tak kan lagi berarti banyak, hanya perlu bersabar dan disiplin diri tinggi agar tak kan lagi tergantung pada hal-hal yang tak pasti bisa bergantung padanya.

Bukan putus asa dan pesimis. Tapi hanya berusaha optimis dengan kemampuan diri untuk melakukan hal tersebut tanpa harus melihat ke samping kiri maupun kanan, apalagi ke belakang. Saya tidak ingin seperti keledai, tapi kalau pun saya dianggap sebodoh keledai, maka saya ingin menjadi keledai yang bisa tersenyum bangga menunjukkan gigi-gigi cemerlang karena telah berhasil tidak jatuh ke lubang yang sama.



Friday, April 15, 2011

Aplikasi Teori...huff

Tahukan kawan, kalau saya disadakan bahwa saya benar-benar sudah tua. Sebenarnya tidak menjadi masalah buat saya menjadi tua. Hanya saja kata "tua" membuat saya harus lebih banyak bersabar, menggeleng kepala, dan bedecak (moga-moga gak berubah jadi cicak). Apa pasal? Pasalnya adalah saya dikelilingi oleh banyak anak-anak maupun "anak-anak" hehehe...

Semenjak beberapa praktikum yang harus saya lewati dan jalani membutuhkan testee anak-anak, maka intensitas pencarian anak dimulai. Mulai dari anak tetangga yang padahal sebelumnya disapa doang, sekarang minta pinjem. Sampe ke anak orang yang kenal pun enggak tapi demi praktikum, mari diangkuuuut. Hehehehe...


Tentunya beberapa hari sebelum praktikum, saya seharusnya melakukan pendekatan ke si anak. Tapi ini tidak saya lakukan, mengingat saya memang tidak terlalu dekat dengan anak-anak. Maka hal yang amat malas saya lakukan adalah melakukan pendekatan. Tapi Alhamdulillah tidak terjadi aksi mogok, merajuk maupun sinonim-sinonim lainnya sebelum maupun pada proses praktikum.


Dari hasil perbincangan saya dan anak-anak itu -lupa tepatnya kapan- entah bagaimana saya bertanya tentang optimis dan pesimis pada anak berumur 10 tahun. Ternyata ia tidak tahu apa itu pesimis dan optimis, tapi kata anak itu, sebelumnya ia pernah diajari di sekolah namun lupa apa artinya (anak itu mengangkat tangannya sambil mengerutkan dahi berfikir dan terlihat gemes sekali karena kenapa ia bisa lupa). Saya hanya tersenyum dan mulai berbicara tentang topik yang lain. Selesai percakapan itu, tiba-tiba saya teringat bahwa di umur 10 tahun tepatnya kelas empat, saya baru belajar 2 kata itu dan amat sulit membedakannya. Hmm....itu kira-kira 11 tahun yang lalu. Wuiiih....udah lama ya.

Dari situ saya terpikir, apa yang dianggap amat biasa pada orang dewasa ternyata tidak untuk anak-anak. Ketika saya mencoba mengingat kembali, ternyata saya dulu juga tidak bisa membedakannya di seusianya. Sebenarnya hal ini amat sering diungkapkan, dikatakan maupun diagungkan oleh orang-orang, tapi saya baru sekarang benar-benar merasakannya. Awalnya, saat ada yang mengatakan bahwa anak-anak itu ngak sama kayak orang dewasa dan kita ngak bisa memaksa mereka mengerti, karena pada dasarnya mereka memang tidak mengerti, saya angguk-angguk dan setuju saja. Tapi begitu ngerasain, ooo....gini toh rupanya. Ternyata tak semudah angguk-angguk.

Karena kejadiannya itu sama anak-anak, saya cuma bisa memaklumi, tapi kalau kejadian serupa tapi tak sama terjadi sama "anak-anak", maka saya cuma geleng-geleng kepala alias bingung. Contohnya: ada seseeorang yang berumur 19 tahun, ia sedih karena suatu hal, kemudian dia merasa itu adalah hal yang penting. Dia cerita ke saya, terus saya merasa itu bukan masalah buat saya, maka saya cuma bisa geleng-geleng dalam hati, maklum remaja. Selain itu dalam prinsip-prinsip konseling, harus dikedepankan bahwa apa yang konselor anggap masalah belum tentu masalah bagi klien dan apa yang menjadi masalah klien kadang bukan masalah bagi konselor. Lagi-lagi saya geleng-geleng dalam hati, namun ada sedikit pemakluman karena masih remaja.

Nah ini kejadiannya bukan pada anak-anak dan bukan remaja, alias dewasa. Saya benar-benar pingin geleng-geleng bukan dalam hati, tapi tetap ngak bisa karena lagi latihan jadi konselor yang baik. Kemudian saya berfikir, dosen saya bilang, saya harus empati (merasakan apa yang dirasakan klien), ternyata benar-benar sulit. Belum lagi ini masalahnya bukan pada anak-anak maupun remaja, sehingga akan lebih sulit "maklumnya" saya keluar. Masalah lainnya adalah akan amat sulit sekali memahami manusia, jika hal yang jelas-jelas ada di depan saya n jelas-jelas diutarakan saja, saya masih sulit melihatnya dan merasakannya dengan emapati. Weleh-weleh....(geleng-geleng lagi). Tiba-tiba saya merasa 10 kali lebih tua dari umur saya, dibanding kesadaran tua dengan anak-anak tadi yang saya ceritakan. Gara-gara mikirin gimana caranya empati n ngak terlalu banyak pake logika. Huuufff.

Saturday, April 9, 2011

Teman-Teman Menggila Les Bahasa Jepang (TTMLBJ)

Hei....hei...hei.....^-^

InsyaAllah dalam beberapa post ke depan n beberapa post ke belakang, saya akan dan sudah menceritakan beberapa aktivitas yang TTMLBJ dan saya lakukan. Jadi biar ngak bingung, maka saya akan berikan sedikit cerita nostalgia saya tentang pertemuan TTMLBJ.

Pulang naek boat, Lampu uk

Hehehe...karena awalnya kami bersua di sebuah tempat les bahasa Jepang (saya: Juza, K'Irma, K'Rahmi, K'Mutia, K'Anggun dan Oya), maka saya, secara tidak resmi menyebutnya sebagai Teman-Teman Menggila Les Bahasa Jepang (TTMLBJ). Sebenarnya awal bertemu kami bukan hanya di tempat les, k'Mutia (saya kenal karena k'mutia adalah kakak leting saya dan sekaligus anak teman orang tua saya), Oya (kami pernah sekelas dulu pas MIN dan setelah sekian lama bersua kembali), k'Irma n k'Rahmi (pure baru kenal), k'Anggun (juga baru kenal n awal'a adalah anak baru di kelas kami). Kegiatan belajar mengajar berlangsung normal n belom ada tanda-tanda kegilaan. Tentu saja dalam kelas itu ada beberapa teman lain yang ikutan les. Tapi entah knapa kami sudah dekat berenam.

Another session at Lampu uk

Dimulai dari jalan-jalan pulang les bareng yang berakhir di pantai. Kemudian berlanjut ke beberapa tempat lainnya.  Hingga akhirnya menjadi agenda rutin jalan-jalan. walau kemudian ada yang muncul n pergi, k'Rahmi udah jadi istri pangerannya, ehhehe. Tapi muncullah Cuex (adek leting MAN plus temen kuliah saya). Walau si cuex jarang ikutan tapi dia tetap kadang-kadang ikut kalau berkesempatan. Karena tidak mungkin jalan-jalan terus, kemudian kegiatan berubah menjadi blajar bareng kembali bahasa Jepang (meluruskan niat awal). Lama-lama melenceng lagi jadi blajar merajut dan berbagai kerajinan tangan bersama-sama, saling mengajari keahliannya. Setelah itu ada juga sesi belajar memasak kue n penganan nikmat lainnya, mulai dari yang khas jepang hingga yag khas indonesia. Namun tetap sekali-kali diselingi jalan-jalan. Tak lupa pula kegilaan kopi mengkopi n nonton film, video dan musik jepang, korea, dan china di obral di kesempatan bersama ini. Pastinya agenda-agenda ini diisi dengan kegilaan yang luar biasa ampuh menghilangkan stress. Tak lupa pula sesi foto-foto yang amat mendominasi. Hihihi.

Menggila ujan-ujan di belakang kantor k'Irma

Hingga sekarang udah cukup lama kami bersama, kira-kira 1,5 tahun ada ngak ya? Lupa juga. Hmm...Tapi nama resmi buat kelompok ini belom ada. Sempat terpikir untuk membuat sebuah nama ketika kami bersama-sama membuat kegiatan Bazar Peduli untuk Tangse, yang saat itu sedang dilanda musibah (dengan berjualan makanan, kue, rajutan dan hasil kerajinan lain termasuk hamster ternakan k'Anggun), tapi akhirnya hingga acara itu selesai kami belom punya nama. Hehehe...

Bazar Peduli Tangse, Taman Sari

Tapi ada begitu banyak hal yang saya dapat dalam group ini yang tak terkira n sangat berharga. Benar-benar sebuah group yang terbentuk dari latar belakang berbeda, umur jelas jauh berbeda, dan perbedaan lainnya, tapi ada satu kesamaan awal dari kami semua, yaitu menyukai bahasa Jepang. Hingga akhirnya satu kesamaan itu memunculkan kesamaan lainnya n perbedaan lainnya yang mebuat kami tetap bersama.

Banana Boat at Lampu uk

Semoga kebersamaan ini diridhai oleh Allah dan tetap abadi karena kehendak-Nya. Saya sangat berharap ada manfaat bagi sesama kami dan juga untuk orang-orang di sekitar kami karena kebersamaan ini. Semoga... Al fatihah, amiiin.....>.<

Benteng peninggalan Jepang, Sabang

Hahaha......

Yuhuuuuiiii.....Assalamu'alaikum....
Hari sabtu yang menyenangkan dengan penuh kisah lucu. Jadi ceritanya setelah kuliah pagi yang seru banget karena kami ngebahas tentang Dissociative Identity Disorder (DID) dalam mata kuliah Kesehatan Mental. Dilanjutkan dengan ngeliat cuplikan film Sybil dan dosen kami tercinta nerangin dinamika kepribadiannya yang luar biasa buat saya pingin donlot n nonton tu film.




Setelah selesai kuliah saya dan kawan-kawan makan siang karena akan ada kuliah lagi jam 2 siang. Sepulang makan siang, di parkiran, kami ketemu dengan dua kawan kami yang hendak ke toilet prodi tetangga (maklum di toilet prodi kami itu jarang ada air'a, apalagi sabtu yang udah kayak hari libur lokal bagi FK). Ceritanya dua kawan kami ini badannya kuruuuuuuussss banget...hehehe. Setelah lucu-lucuan n tragedi si rahmi yang buang-buang KTM, SIM, KTP n STNK. Maka kami bubar, yang ingin ke toilet lanjut yang mau masuk kelas lanjut. Eh, tapi...tiba-tiba terdengar suara anjing yang cukup rame menyalak ngeri. Setelah ngedarin mata ke sekeliling ternyata terlihatlah dua kawan kami (yg niat ke toilet) di gonggongi 5 ekor anjing yang sedang sunbathing. Kami kontan ketawa (maaf ya jangan ditiru....:p). Mereka berdua lari terbirit-birit dengan lucunya.



Terus tiba-tiba si umay manggil dua kawan itu dengan keras n bilang, "Alahai apa ngak di gonggong anjing, tulang smua kalian", bukan kontan lagi kami ketawa, tapi kreditlah kami tertawa ngakak ngak abis-abis sampe masuk kelas, sambil ngebayangin kawan yang dua tadi sebagai tulang tengkorak berjalan di depan anjing-anjing gaul yang kelaparan. Maaf ya kawan tapi emang pasti amat menggiurkan bagi si anjing. Hihihi....




Saturday, March 5, 2011

Ulang Tahunku dan Lidah Mertua

Yuhuuuu......Assalamu'alaikum....^_^
Yup...tepat beberapa hari yang lalu saya ulang tahun yang ke 21...(udah tua ya...ckckckc). Ada banyak kejadian lucu n menarik mengenai ulang tahun ini, salah satunya kisah lidah mertua (bagi yang suka tanaman pasti ngerti, bagi yang belum tau atau tidak punya ide apapun tentang ini let's check it out...^_^

Kisah dan wacana lidah mertua awalnya muncul beberapa hari sebelum saya ulang tahun. Jadi, saat kami masuk mata kuliah Psikologi Organisasi, Bu Dosen yang cantik jelita bercerita tentang pengalamannya mengisi seminar di berbagai tempat n kesempatan. Mulailah dosen kami menceritakan banyak hal menarik. Tapi bagi para mahasiswa yang dominan perempuan (hanya ada 9 laki-laki dari 36 mahasiswa), yang paling menarik adalah kisah ibu-ibu dan lidah mertua. Hihihi

Nah, di suatu kesempatan dosen kami bertemu dengan seorang ibu-ibu yang awalnya diperkirakan berumur pertengahan 50an namun ternyata dari hasil ngobrol si ibu ternyata berumur 73. Wuuuiiih...kami semua takjub. Karena udah ketauan umur aslinya mari kita panggil nenek saja. Dosen kami kembali melanjutkan cerita. Setelah berbincang cukup lama dengan nenek tersebut, dosen kami menanyakan resep awet mudanya si nenek. Nenek cuma tersenyum dan menjawab, "Ah tidak ada resep apa-apa, cuma ya saya memelihara tanaman Lidah Mertua, tanaman itu sangat bermanfaat sebagai anti oksidan". Mulailah kelas seperti dipenuhi suara capung dimana-mana. Sibuk menanyakan teman sampingnnya yang mana yang disebut lidah mertua. Hahaha....Tanpa kecuali. Ada beberapa yang tahu dan berkata di rumahnya banyak n ibunya koleksi...hmmm. Dosen kami melanjutkan bahwa sesampainya di rumah sepulang dari perbincangan itu, dosen kami bertanya kepada orang yang bertanggung jawab mengurus rumah,"Kita ada gak tumbuhan Lidah Mertua?" dan ternyata ada banyak di rumah sang dosen.

Setelah itu saya, Umi, dan Cuex (Cuex dan Umi adalah teman, sahabat, adek, dan anak saya) telah membulatkan tekat akan mencari tanaman itu. Hihihi...
Sepulang kuliah saya langsung tanya dengan ibu saya tentang tanaman itu dan ternyata ibu saya juga tidak tahu, kemudian saya ceritakan kisah sang nenek pada ibu saya.

Hari demi hari berlalu...Kami belum memiliki dan punya ide bagaimana bentuk tanaman itu, bukan apa-apa, hanya satu alasannya, kami panas-panas tahi ayam. Keesokan harinya langsung tekatnya pudar n lupa. Hahaha.

Ini dia info lebih lengkap tentang tumbuhan iniii, silahkan dikunjungii....link info

Naah...pada ulang tahun saya yang ke 21....hehehe udah tua yaa....>.<
si Cuex pas di kampus memberi saya hadiah sepot besar tanaman lidah mertuaaa. Hahhaha....hadiah yang tepat di umur yang beranjak tua.


Mulailah kami jadi bersemangat kembali menanam lidah mertua...mengingat umur. Kwkkwkwkw
Saat saya bawa pulang dan cerita ke ibu saya...ibu saya tetawa kencang sekali. Menertawakan hadiah karena umur tadi itu. Tapi mamak saya senang, koleksi bunganya bertambah.

Nah sodara2...contohlah Cuex yang memberi hadiah yang amat tepat. Makasih ya deeeek.....^_^
sekarang saya jadi semangat menanam n mencari Lidah Mertua ukuran mini biar bisa dimasukin ke dalam rumah...Hehehehee
Karena tanaman ini juga mampu meminimalisir radiasi dari komputer maka juga baik jika di taruh di dekat komputer. Tentunya lidah mertua yang ukuran mini. 

Selain itu cobalah perhatikan taman-taman kota ataupun taman mini di persimpangan jalan, tengah simpang pertigaan, ternyata banyak di tanam pohon ini...maantaaap. Karena selain anti oksidan dia juga penyerap polusi yang amat baik. Subhanallah...

Mari menanam Lidah Mertuaaa......^_^

Sunday, February 13, 2011

Say Something About The CCU Class (feedback)

Instruction:
Dear Class,
This will be our last online learning program. Please provide your feedback about our class in this section. You may suggest about how to improve learning CCU in the future, our online feature etc. Please feel free since this section will not be graded. I want to read your feedback by next Wednesday.
My Feedback:
Truly, this is my first virtual class. first, i think it will interesting, yes, but just until the 3rd posting. then one thing that make me keep staying at this class is the book (Brooks'), that is the great book. 
first, i think you will guide us by the virtual ways, i mean, i think you will respond our post, tell our fault, and so on. yes, it was, but just in the first reading posting. then until the rest class i didn't know where you were. you just comment one statement about the class is over or another one. i agree with my friends.
but, this class give me a lot things about cultural intelligence, and i think that it will be more if the class has the meetings.

Thank You so much and sorry sir...^_^

My Cross Culture Understanding Task (Reading 12)

TASK:
Starting from today, I want you to come to a brief conclusion from what you have read or learned throughout the semester. Your time to write is until next Tuesday, Dec 28, 2010. Thanks.
MY ANSWER:
Of course, there are much conclusions of this class activity, also from reading the book. I found a lot of new intelligence knowledge of how to interact with another people that have different culture. I know that I did stereotypes of some people and after reading the book I realize it maybe a wrong stereotypes. Then, the five basic scales make me able to range my self and sure another scale also helps. The important of culture intelligence in daily life make me aware about "what do I know about another's".
From Brooks I know a lot things that have to do and don't in applying cultural intelligence. Every people also have a communication style that we have to know and understand how to translate and face it. One thing that makes me happy is I can increase my cultural intelligence with some tips, trick, and also effort that mentioned by Brooks to be better than now.
In my opinion, cultural intelligence is not enough with scale and reading (knowledge) but it is also about how capable you are in using that intelligence in daily life. 
NOTE: THIS IS THE LAST TASK...AHAHHAHAHA

My Cross Culture Understanding Task (Reading 11)

TASK:
Based on your last reading (I know each of you had read different pages), I want each of you to come up with at least 5 important points that you can derive from the text in PART 6. The most important points according to yourself. 
The last day to post is by next Tuesday Dec 21, 2010.
MY ANSWER:
After reading part 6 of this book, I found a lot of important points, five of them all are:

1.   cultural intelligence involve three components: knowledge, awareness, skills.
2.   be mindful and respectful of my international partner's title, their formality rule, and protocols is important. Choose a formal one is better than an informal.
3.   focus more on what is said than how it is said. In some cases it is really important.
4.   keep it simple, speak slowly and clear, and take it easy to avoid miscommunication from Brooks is important to do I think.
5.   learn the six basics (yes, no, please, thank you, hello, and good bye) from another language is important.

there are much more another important things, but I think the 5 above is the most.

INSIGHTS OF OTHER CULTURES

Nah...di sela-sela tugas yang membosankan...nulis-baca...baca-nulis.
Akhir'a tibalah tugas yang agak seru dikit. Hehehe...
Tugas dari kelas Cross Culture Understanding kali ini adalah meriview film yang ada hubungannya dengan budaya.

Here My Answer:

Film: Unstoppable Marriage

a. Information about the film
Unstoppable Marriage is a 2007 South Korean romantic comedy film. It stars veteran actors Kim Su-mi as Mal-nyon and Im Chae-mu as Ji-man alongside pop star and television actress Eugene Eun-ho and Ha Seok-jin as Hwang Ki-baek. This film tells about sweet and easygoing Eun Ho who grew up in a normal middle-class household with a strict and traditional father. Willful plastic surgeon Ki Baek was born into a wealthy family, and has the ego to match his income. Their two worlds collide quite literally when they meet through a paragliding accident. It's a classic case of opposites attract as they fight, falter, and fall in love, but their incompatible families are determined to break them apart.

b. Summary of cultural differences
The film shows how assimilation happens. There are some examples that pop up in this story. How a traditional toilet (squat toilet) changes to the modern toilet (flush toilet) and how Korean thinks that is strange if you must sit while you are defecating and how come the water flushes from inside of toilet. In Korea if you are not satisfied with part of your body, it can easily change by plastic surgery, almost everyone do this so you do not need to be ashamed and moreover their mother ask them and give the money.
The Korean still believes forecaster topology. They use chopsticks to eat, sometimes (for special food) they use fingers and spoon like us. In the movie, they show how the man family invites the woman family and the man family accustomed to using fork and knife and the traditional family use their hand. The traditional way use a short table and sit on the cushion on the floor. The movie also introduces traditional Korean doll that is made of mulberry paper and recycle paper. Right now, the Korean themselves do not respect to the craftsman like the first Korean. Their life tends to the western and fell positively to the western culture.

c. What can I learn from the film
From the film, I realize although we are in modern life, we should appreciate and know our culture. The western is not always better than the eastern culture and vice versa. In this film, I know how important to know another culture for daily life, appreciate each other help us life harmoniously. The film reminds me that "don't forget our own culture and don't underestimate another's" we must know the philosophy of the culture itself. It makes us the value of the culture.

d. Conclusion
Cultural intelligence is important, not only the intelligence of another but also of our culture. If you appreciate your own, people will appreciate yours, also appreciate another's make people appreciate yours.

My Cross Culture Understanding Task (Reading 10=Reading Day)

TASK:
Dear Fellas,
I would like to say "Happy Islamic New Year 1432 AH" 
Today is your free reading day. I want you to read part 6, no specific page, as much as you want. No postings about the reading content are required. However, on Dec 14, 2010 next Tuesday I want you to say in this conf. room that you have read something from part 6, for instance 'Sir I have read part 6 page 180 to 220, or page 177 to 190. Please enjoy your time for this week and start preparing your portfolios. 
Cheers
Instructor
MY ANSWER:
Sir, I have read from page 177 to 202.
Thanks...^_^ 
note: Saya bahagia sekali pada hari tugas ini di post....akhirnyaaaa libur nulis....>.<

My Cross Culture Understanding Task (Reading 9)

TASK:
Dear Folks,
After reading the cultural intelligence book all this time, I believe you start to have something in your mind about cross-culture. Therefore, this time you are going to read completely PART 5 from page 153 to page 176. It is quite much reading, but this time I will let you finish the reading until Monday December 6, 2010. Just tell me the most interesting thing you have read in this part according to your own opinion. I will be very glad if the reading will open your eyes in seeing the world and more importantly if this reading will give you the idea of your future thesis. 
Happy reading
MY ANSWER:
I am interested in "learning about others' culture styles" chapter. Brooks tell how we ask someone and how to explore our knowledge about others'. I realize that we can't generalize all people. I agree with Brooks about ask our conversation partner where is exactly their country or city, don't try to play we are smart. I also not really sure, my partner will know where is Indonesia.
I am interested to know about others' culture much. After reading this part I know that it isn't just a culture but also people have a communication style. We can't make stereotypes of someone because their communication style, although a lot people from the same country has almost same communication style, but it depend on their personality and idealism. 

My Cross Culture Understanding Task (Reading 8)

TASK:
Dear Class,
Welcome back to the class after celebrating your Eid. I hope everything will be fine for the next half of class. We are going to meet physically on the last day of class where you will submit the portfolio with all your assignment and you will sign the final examination sheet. I will tell you the date of our meeting later. 
O.K. for today's class we are going to pay attention on the issues of people and communication. Here you will also read some issues in the Muslim world as well as issues in the international world. 
Read from page 131 - 151. 
Then, try to rank yourself. What is your own reasoning style? How do you prefer to think and reason? give example. 
How can you change your own style to prevent any miss-communication?
Which of the three communication styles (taking turn, interrupting, halting)is closest to your own? also give example from your daily communication. 
Happy reading.
MY ANSWER:

After reading the book and rank myself, here the result:

1.   people and communication issue
- freedom vs identity
I think I'm in 2 of this scale. I think freedom doesn't mean what you want to be is opposite with the rule (eq. religion). It is about how you walk on that rule, forced ao feel free. I know what and why I do that things (wearing hijab, shalat, working outside, and so forth). The sky is the limit of freedom and the rule (religion or culture) can be the way to walk on the sky, it is just how we walk on.

- pace of life
I'm at 3. I think I need more than 24 hour per day. So, how can I keep moving slowly? But I know when I need a refreshing time and I do it regularly.

- courtesy, protocol, formality
I'm little bit strict with these, I'm at 8. But sometimes, there are protocol and formality that I broke, just for fun and feel more exited. Hahaha.

2. Reasoning style
Maybe, I'm the one with 'start with the conclusion. When I found something, I will make a hypothesis of that topic and I will search as much as information about that. Than, I conclude it. But sometimes, my hypothesis is wrong, so I change it because after looking up the information data, I know the right one.

3. cognitive style and communication.
I'm the straigt to the point person. Example: whwn I was at examination test, my friend asked the exam test answer and I say no. then I tell to her/him, if you want to study together before exam test, feel free come to me but in the exam test I wouldn't help you.

4. communication style
- rational or emotional
I'm at 5. I do hide my emotions many times, but when I think the one that make me angry must know that I am angry, I will show it directly and I will tell him/her the reason why I was angry.

- physical space
I'm at 9. I'm a Moslem and I think hospitality and friendliness is not just about the distance, there are a lot things that could show our feeling.

- comfort with silence
I'm a talk active one. I'm at 7.

- flow of conversation
I'm at 3 maybe. My mind will interrupt something fast, but I hold it to word. I wait until the end of another speaking turn because of politeness. Sometimes I forget what I want to interrupt after all finish, so I try to point it by writing. for example: i will wait until my friend end his presentation or answer the question in discussion then i will tell my opinion.
to preventany miss-communication, i will make my sentences and my voice clear, also i will confirm to my speaking partners that is them understood or not. 


note: see...ternyata tak sia-sia...akhirnya disuruh buat fortopolio.

Dorayaki Jadi-Jadian

Assalamu'alaikum....^_^
Nah.....kembali lagi dengan saya.
Kali ini saya mau bagi-bagi resep dorayaki. Sebenarnya resep ini saya dapat dari web'a NHK. Terus di saat kami ngumpul-ngumpul rutin sama anak les bahasa jepang, kami berinisiatif membuat dorayaki dan jadilah dorayaki jadi-jadian...hehehe

Kenapa jadi-jadian? karena bentuknya ada yang love, bintang, clover dan bulat kayak aslinya. Selain itu isi dari kue dorayakinya kami ganti jadi selai kacang, coklat, keju, blueberry, strawberry dan jagung. Hampir kayak isi martabak bangka...kwkwkwkw.

Rasa dorayakinya enak, dan yang paling menggugah selera adalah wanginya yang luar biasa, bikin langsung pengen coba cicip. *kalo saya sih bukan nyicip lagi....2 potong...hahahaha

Seperti biasa saya cuma juru oles margarin, nyupir, dan pekerjaan ringan lainnya. Yang pasti saya tukang nonton plus sangak-sangak sama para chef yang buat dorayakinya...tak ketinggalan saya tukang makan. Pernah saya sekali nyoba nuangin adonan, niatnya sih mau cetak n buat dorayaki, dan tadaaa...tumpah kemana-mana malah jatuh ke api kompor. Sebelum itu dapur orang saya jadiin kapal pecah mending saya serahkan pada ahlinya. Hehehe...

Nah bagi yang pingin coba buat silahkan mengikuti anjuran resep berikut ini...Semoga berhasil...^_^


DORAYAKI


Isi dorayaki yang asli (azuki=kacang merah)

Bahan: 

  • 125 gram kacang merah (azuki). Kacang jenis lain juga bisa dipakai kalau tidak ada kacang merah.
  • 125 gram gula (sesuai selera, silahkan ditambah atau dikurangi)
  • 1/2 sendok teh (2,5 gram) garam
Cara membuat:
  • Cuci kacang merah, masukkan dalam panci lalu tuang air secukupnya hingga kacang merah tadi terendam. Masak dengan api sedang hingga mendidih, lalu tiriskan. Ini dilakukan agar buih dari rebusan tadi ikut terbuang.
  • Masukkan kembali kacang merah tadi ke panci, tambahkan 5 cangkir air dan masak dengan api sedang.
  • Setelah mendidih, kecilkan api. Tutupi panci dengan pelapis atau aluminium foil untuk menampung uap yang menetes lalu pasang tutup panci. Masak dengan api yang sangat kecil sampai sekitar 90 atau 120 menit, hingga kacang merah itu menjadi lembut. Sesekali pastikan kacang merah itu selalu terendam air. Jika tidak tambahkan air.
  • Saat kacang merah tadi sudah lembut lalu kurangi airnya (tinggi air yang tersisa harus sekitar 5 milimeter di atas kacang). 
  • Masukkan gula dan garam ke dalam panci dan masak hingga menjadi adonan. Pastikan kacang yang direbus itu tidak hangus. 
  • Jika ingin kacang dihaluskan setelah masak juga boleh, sesuai selera.

    Roti Dorayaki

    Bahan:

    • 60 gram tepung biasa
    • 1 sendok teh (3 gram) baking powder
    • Sejumput garam
    • 1 buah telur
    • 2 sendok makan gula (18 gram)
    • 1 sendok makan madu
    • 1 sendok makan (15 ml) air panas
    • Sedikit minyak goreng
    Cara membuat:
        • Campurkan tepung, baking powder dan garam lalu diayak. Campurkan air panas dengan madu, aduk hingga rata dan diamkan sampai dingin.
        • Masukkan telur dalam mangkuk, tambahkan gula lalu masukkan mangkuk dalam air panas. Kocok telur secara merata selama 3 hingga 4 menit sampai warnanya memutih.
        • Hasil kocokan di tahap 3 kemudian ditambahi madu yang dibuat di tahap 2, disusul dengan campuran tepung yang juga disiapkan di tahap 2. Ini untuk membuat adonan kue dadar. Panaskan wajan, berikan lapisan tipis minyak, lalu masukkan 1 sendok makan adonan untuk membuat dadar dengan diameter sekitar 6 hingga 7 sentimeter. Balik dadar agar kedua sisi matang. Dadar ini mudah hangus sehingga pastikan wajan tidak terlalu panas.
        • Dinginkan dadar, tumpukkan satu pasang dadar dan berikan adonan kacang merah disela-selanya. Dapat pula diisi dengan isian lain, sesuai selera.

          Resep di atas untuk 2 porsi

          Nah begitulah resepnya, kami membuat 10 resep, sehingga jadinya 20 porsi. Gambar yang diatas adalah bentuk yang sebenarnya. Hehehe...Setelah kami membuatnya jadinya seperti berikut:


          Ini dia hasilnya...^_^


          Bermacam-macam bentuk dan isian dorayaki


          Keju-coklat, Kacang-coklat


          Berlimpah karamel saja. Saya suka sekali yang ini..^_^


          Blueberry...:)


           Coklat plus topping caramel


          Kami menikmatinya dengan lemon tea dingin...^_^


          Selamat menikmati...^_^


          Buat dibawa pulang....^_^


          Begitulah hasilnya semoga kalian bisa bikin yang lebih bagus n enak...Selamat mencobaaa...^_^

          Arigatou.. Visit Again Yaa... ~