Sunday, February 13, 2011

My Cross Culture Understanding Task (Reading 9)

TASK:
Dear Folks,
After reading the cultural intelligence book all this time, I believe you start to have something in your mind about cross-culture. Therefore, this time you are going to read completely PART 5 from page 153 to page 176. It is quite much reading, but this time I will let you finish the reading until Monday December 6, 2010. Just tell me the most interesting thing you have read in this part according to your own opinion. I will be very glad if the reading will open your eyes in seeing the world and more importantly if this reading will give you the idea of your future thesis. 
Happy reading
MY ANSWER:
I am interested in "learning about others' culture styles" chapter. Brooks tell how we ask someone and how to explore our knowledge about others'. I realize that we can't generalize all people. I agree with Brooks about ask our conversation partner where is exactly their country or city, don't try to play we are smart. I also not really sure, my partner will know where is Indonesia.
I am interested to know about others' culture much. After reading this part I know that it isn't just a culture but also people have a communication style. We can't make stereotypes of someone because their communication style, although a lot people from the same country has almost same communication style, but it depend on their personality and idealism. 

My Cross Culture Understanding Task (Reading 8)

TASK:
Dear Class,
Welcome back to the class after celebrating your Eid. I hope everything will be fine for the next half of class. We are going to meet physically on the last day of class where you will submit the portfolio with all your assignment and you will sign the final examination sheet. I will tell you the date of our meeting later. 
O.K. for today's class we are going to pay attention on the issues of people and communication. Here you will also read some issues in the Muslim world as well as issues in the international world. 
Read from page 131 - 151. 
Then, try to rank yourself. What is your own reasoning style? How do you prefer to think and reason? give example. 
How can you change your own style to prevent any miss-communication?
Which of the three communication styles (taking turn, interrupting, halting)is closest to your own? also give example from your daily communication. 
Happy reading.
MY ANSWER:

After reading the book and rank myself, here the result:

1.   people and communication issue
- freedom vs identity
I think I'm in 2 of this scale. I think freedom doesn't mean what you want to be is opposite with the rule (eq. religion). It is about how you walk on that rule, forced ao feel free. I know what and why I do that things (wearing hijab, shalat, working outside, and so forth). The sky is the limit of freedom and the rule (religion or culture) can be the way to walk on the sky, it is just how we walk on.

- pace of life
I'm at 3. I think I need more than 24 hour per day. So, how can I keep moving slowly? But I know when I need a refreshing time and I do it regularly.

- courtesy, protocol, formality
I'm little bit strict with these, I'm at 8. But sometimes, there are protocol and formality that I broke, just for fun and feel more exited. Hahaha.

2. Reasoning style
Maybe, I'm the one with 'start with the conclusion. When I found something, I will make a hypothesis of that topic and I will search as much as information about that. Than, I conclude it. But sometimes, my hypothesis is wrong, so I change it because after looking up the information data, I know the right one.

3. cognitive style and communication.
I'm the straigt to the point person. Example: whwn I was at examination test, my friend asked the exam test answer and I say no. then I tell to her/him, if you want to study together before exam test, feel free come to me but in the exam test I wouldn't help you.

4. communication style
- rational or emotional
I'm at 5. I do hide my emotions many times, but when I think the one that make me angry must know that I am angry, I will show it directly and I will tell him/her the reason why I was angry.

- physical space
I'm at 9. I'm a Moslem and I think hospitality and friendliness is not just about the distance, there are a lot things that could show our feeling.

- comfort with silence
I'm a talk active one. I'm at 7.

- flow of conversation
I'm at 3 maybe. My mind will interrupt something fast, but I hold it to word. I wait until the end of another speaking turn because of politeness. Sometimes I forget what I want to interrupt after all finish, so I try to point it by writing. for example: i will wait until my friend end his presentation or answer the question in discussion then i will tell my opinion.
to preventany miss-communication, i will make my sentences and my voice clear, also i will confirm to my speaking partners that is them understood or not. 


note: see...ternyata tak sia-sia...akhirnya disuruh buat fortopolio.

Dorayaki Jadi-Jadian

Assalamu'alaikum....^_^
Nah.....kembali lagi dengan saya.
Kali ini saya mau bagi-bagi resep dorayaki. Sebenarnya resep ini saya dapat dari web'a NHK. Terus di saat kami ngumpul-ngumpul rutin sama anak les bahasa jepang, kami berinisiatif membuat dorayaki dan jadilah dorayaki jadi-jadian...hehehe

Kenapa jadi-jadian? karena bentuknya ada yang love, bintang, clover dan bulat kayak aslinya. Selain itu isi dari kue dorayakinya kami ganti jadi selai kacang, coklat, keju, blueberry, strawberry dan jagung. Hampir kayak isi martabak bangka...kwkwkwkw.

Rasa dorayakinya enak, dan yang paling menggugah selera adalah wanginya yang luar biasa, bikin langsung pengen coba cicip. *kalo saya sih bukan nyicip lagi....2 potong...hahahaha

Seperti biasa saya cuma juru oles margarin, nyupir, dan pekerjaan ringan lainnya. Yang pasti saya tukang nonton plus sangak-sangak sama para chef yang buat dorayakinya...tak ketinggalan saya tukang makan. Pernah saya sekali nyoba nuangin adonan, niatnya sih mau cetak n buat dorayaki, dan tadaaa...tumpah kemana-mana malah jatuh ke api kompor. Sebelum itu dapur orang saya jadiin kapal pecah mending saya serahkan pada ahlinya. Hehehe...

Nah bagi yang pingin coba buat silahkan mengikuti anjuran resep berikut ini...Semoga berhasil...^_^


DORAYAKI


Isi dorayaki yang asli (azuki=kacang merah)

Bahan: 

  • 125 gram kacang merah (azuki). Kacang jenis lain juga bisa dipakai kalau tidak ada kacang merah.
  • 125 gram gula (sesuai selera, silahkan ditambah atau dikurangi)
  • 1/2 sendok teh (2,5 gram) garam
Cara membuat:
  • Cuci kacang merah, masukkan dalam panci lalu tuang air secukupnya hingga kacang merah tadi terendam. Masak dengan api sedang hingga mendidih, lalu tiriskan. Ini dilakukan agar buih dari rebusan tadi ikut terbuang.
  • Masukkan kembali kacang merah tadi ke panci, tambahkan 5 cangkir air dan masak dengan api sedang.
  • Setelah mendidih, kecilkan api. Tutupi panci dengan pelapis atau aluminium foil untuk menampung uap yang menetes lalu pasang tutup panci. Masak dengan api yang sangat kecil sampai sekitar 90 atau 120 menit, hingga kacang merah itu menjadi lembut. Sesekali pastikan kacang merah itu selalu terendam air. Jika tidak tambahkan air.
  • Saat kacang merah tadi sudah lembut lalu kurangi airnya (tinggi air yang tersisa harus sekitar 5 milimeter di atas kacang). 
  • Masukkan gula dan garam ke dalam panci dan masak hingga menjadi adonan. Pastikan kacang yang direbus itu tidak hangus. 
  • Jika ingin kacang dihaluskan setelah masak juga boleh, sesuai selera.

    Roti Dorayaki

    Bahan:

    • 60 gram tepung biasa
    • 1 sendok teh (3 gram) baking powder
    • Sejumput garam
    • 1 buah telur
    • 2 sendok makan gula (18 gram)
    • 1 sendok makan madu
    • 1 sendok makan (15 ml) air panas
    • Sedikit minyak goreng
    Cara membuat:
        • Campurkan tepung, baking powder dan garam lalu diayak. Campurkan air panas dengan madu, aduk hingga rata dan diamkan sampai dingin.
        • Masukkan telur dalam mangkuk, tambahkan gula lalu masukkan mangkuk dalam air panas. Kocok telur secara merata selama 3 hingga 4 menit sampai warnanya memutih.
        • Hasil kocokan di tahap 3 kemudian ditambahi madu yang dibuat di tahap 2, disusul dengan campuran tepung yang juga disiapkan di tahap 2. Ini untuk membuat adonan kue dadar. Panaskan wajan, berikan lapisan tipis minyak, lalu masukkan 1 sendok makan adonan untuk membuat dadar dengan diameter sekitar 6 hingga 7 sentimeter. Balik dadar agar kedua sisi matang. Dadar ini mudah hangus sehingga pastikan wajan tidak terlalu panas.
        • Dinginkan dadar, tumpukkan satu pasang dadar dan berikan adonan kacang merah disela-selanya. Dapat pula diisi dengan isian lain, sesuai selera.

          Resep di atas untuk 2 porsi

          Nah begitulah resepnya, kami membuat 10 resep, sehingga jadinya 20 porsi. Gambar yang diatas adalah bentuk yang sebenarnya. Hehehe...Setelah kami membuatnya jadinya seperti berikut:


          Ini dia hasilnya...^_^


          Bermacam-macam bentuk dan isian dorayaki


          Keju-coklat, Kacang-coklat


          Berlimpah karamel saja. Saya suka sekali yang ini..^_^


          Blueberry...:)


           Coklat plus topping caramel


          Kami menikmatinya dengan lemon tea dingin...^_^


          Selamat menikmati...^_^


          Buat dibawa pulang....^_^


          Begitulah hasilnya semoga kalian bisa bikin yang lebih bagus n enak...Selamat mencobaaa...^_^

          Friday, February 11, 2011

          Love At The First Taste with KUE LUMPUR

          Hahahah....aneh ya judulnya. Yah begitulah kira-kira. Saya jatuh cinta pada cicipan pertama kue lumpur.
          Nah, jadi ceritanya saya sedang mempersiapkan suatu event menanam 5000 pohon di Aceh dengan Al Kahfi Foundation. Terus pada hari H seremonialnya, kita nanam bakau di daerah tambak di Ulee Lhee. Terus adalah si risol dan si kue berwarna hijau sebagai cemilan yang disiapkan panitia. Pada cicipan pertama, yang mendapat kehormatan adalah risol karena saya suka risol. Terus, pada ronde selanjutnya, saat mencicipi si kue hujau dan TERNYATA... saya jatuh cinta. Alhamdulillah saya dipertemukan dengan kue yang enak ini. Serta merta saya datangi kakak yang menjadi panitia konsumsi, interogasi perkara si kue hijau yang menjadi tersangka utama. Hehehe...

          Dari hasil wawancara diketahuilah tersangka bernama Kue Lumpur. Serasa serasi sekali dengan hari itu yang kami rama-ramai bergotong-royong main lumpur...eh salah nanam bakau.


          Ini nih momen pertemuan saya dan kue lumpur. Event yang keren!...Go Green!

          Oke kapan-kapan kita cerita nanam bakaunya. Let's back to kue lumpur. Dari hasil wawancara, saya mendapatkan sumber pemesanan kue ini dan ternyata maminya k'Mutia yang bikin (personil menggila les Bahasa jepang). Tapi sayangnya umur tersangka tak terdeteksi. Pokoknya pas saya kenal kue ini telah enak banget rasanya. Hehehe...
          Karena sangat dekat dengan k'Mutia saya dikasi resep kue'a. Tentunya k'mutia tak usah risau karena setelah hari itu saya jadi pelanggan tetap nan setia kue lumpurnya mami k'mutia. Berhubung saya tidak bisa memasak jadi, resep hanyalah bukti cinta saya pada kue lumpur. Saya harus punya walau tidak pernah saya buat. Hahaha...

          Demi kemaslahatan ummat... Nah lho? Maksudnya, demi menularkan kecintaan ini, mari kita simak penuturan resep yang dituliskan K'mutia untuk saya:

          Kue Lumpur


          Bahan: 
          200 gr Tepung terigu
          200 gr Gula pasir
          250 gr Kentang rebus yang dihaluskan
          100 gr Mentega
          1 gelas Duralex panjang santan kental
          3 butir Telur
          50 gr Kismis

          Cara membuatnya:
          1. Kocok telur dan gula sampai setengah mengembang.
          2. Masukkan kentang yang telah dihaluskan sedikit demi sedikit bergantian dengan terigu dan aduk rata.
          3. Tambahkan santan dan terakhir tambahkan mentega yang sebelumnya dicairkan terlebih dahulu dan aduk rata. (tambahkan air daun pandan hijau dalam santan jika ingin kue berwarna hijau, pastikan jumlah campuran santan dan air daun pandan totalnya tetap 1 gelas duralex panjang).
          4. Panggang dalam cetakan atau loyang yang telah diolesi tipis mentega atau minyak, tutup bagian atas loyang untuk mendapatkan kemantangan yang merata.
          5. Taburi kismis di atasnya sebagai hiasan.
          6. Setelah matang, angkat dan siap dinikmati.....^_^

          Note: Gelas duralex panjang itu adalah gelas yang sering digunakan sebagai pengganti gelas ukur warnanya coklat kemerahan. Saya juga bingung berapa tuh ukuran ml nya tapi yah ntar kalo kapan-kapan saya bikin kuenya saya ukur deh...*tapi ntah kapan. Hehehe.

          Sunday, February 6, 2011

          Harus!

          Letih...
          bahkan tangan ini tak mampu mengangkat beban
          padahal ringan saja adanya
          mata mulai memburam
          si petak hitam berlensa absen menemani

          Terduduk
          pelan menikmati senja
          sayup-sayup terdengar suara riuh anak-anak
          telinga tak lagi awas
          samar-samar
          terdengar Al fatihah dibaca serempak
          kompak bersemangat
          ayat demi ayat berirama mengalun khas kanak-kanak
          amiiin...terdengar keras, diiringi tawa
          surah-surah pendek juz 30 menyusul
          kali ini maju mundur
          khas kereta api, sahut menyahut

          Ah...malunya diri
          umur tak lagi muda
          21 tahun hampir sempurna terlewati
          anak-anak itu menang
          aku?
          juz 30 tak semua mendiami memori
          sebagian tercatat rapi dalam lembaran kitab suci

          Setelah ini, buruk itu pun harus pergi
          baik harus kujemput tuk menemani hingga hayat kembali pada-Nya.


          10 hari menjelang 21...
          Sore yang damai di kapal pecah baru.

          Arigatou.. Visit Again Yaa... ~