Showing posts with label Kue Yotsuba. Show all posts
Showing posts with label Kue Yotsuba. Show all posts

Tuesday, July 17, 2012

Pergedeeelll...

Assalamu'alaikum......^-^

Nulis lagiiii deeh.....

Soalnya saya libur nih, jangan bosan yaaa.

Ngomong-ngomong masalah pergedel, saya adalah pecinta pergedel dan segala macam olahan kentang! Waktu kecil, kalau ada acara walimahan atau acara lainnya yang ada unsur makan-makannya, saya pasti senang sekali. Karena biasanya ada pergedeeeell. Selain pergedel, biasanya olahan kentang lainnya juga bakal ada, seperti: sambal goreng atau lainnya.

Tapi herannya, walau mamak saya tahu betul anaknya ini gila pergedel, tapi mamak saya tidak pernah membuatnya di rumah. Saya tidak pun bertanya dan protes, saya pikir mamak saya tidak bisa membuatnya. Saat ada acara buka puasa di kompleks saya, ibu-ibu termasuk mamak saya memasak untuk bukaan. Salah satu menunya adalah pergedel. Saya dan anak-anak kompleks lainnya juga ikut bantu memasak. Saya dengan senang hati menuju ibu-ibu pembuat pergedel. Mengupas kentang. Dari situ saya tahu ternyata mamak saya bisa membuat pergedel. Maka asumsi saya berubah, pergedel hanya dibuat jika ada acara makan-makan saja. Hmm... Yakin 100% tanpa nanya kiri kanan...!!

Lama-lama (waktu sudah agak gede dikit), saya tahu ternyata pergedel tidak hanya ada di acara walimahan atau makan-makan...:p
Ada banyak dijual di rumah makan juga...hihihi
Tapi pergedel tetap menjadi sesuatu yang istimewa, walau bertambah satu tempat lain dimana saya bisa makan pergedel.

Lama-lama lagi (Waktu sudah gede banget), saya tahu ternyata asumsi saya salah 100%.... :D
Pergedel ada di mana-mana. Tapi mamak saya tetap tidak pernah membuatnya di rumah. Tapi selalu membawa pulang pergedel, atau jika ada nasi kotak, pasti pergedelnya disisakan untuk saya. Mamak saya is the best....>.<
Tetap saja pergedel menjadi istimewa. 

Lama-lama lagi-lagi (Waktu sudah gede dan gendut), saya mulai menanyakan sama mamak saya. "Mak, kok ngak pernah buat pergedel?" 
"Dek lia mau buat?" jawab mamak saya.
"Mauuuu, mamak tau resepnya?"
"Tau, mudah tu"
"???" Saya girang sambil memendam beribu tanya (taelaaah...:P)

Maka disuatu pagi saat saya berumur 22 TAHUN, mamak saya membuat pergedel untuk pertama kalinya di rumah. Rasanyaa...... Enaaaaaaak..... Saya tidak berhenti makan. Mamak saya membuatnya 3 hari berturut-turut!! Ditambah daging pula dalam pergedelnya.
Pergedel tetap saja istimewa.

Di suatu siang, saya kok kayak pingin pergedel, maka mulailah saya mengganggu mamak saya dengan pertanyaan seputar resep pergedel. Di umur 22 Tahun untuk pertama kalinya saya membuat pergedel sendiri....:D (sampe-sampe saya buat post ini!)
Berikut adalah hasilnya dan resepnya.....^-^


Sunday, July 3, 2011

African Tart....sluuurp....:p

Alohaaaa....Kali ini akan ada yang enak-enak di post saya... Let's check it out!

Suatu hari saya mengunjungi rumah Kak Anggun, Hari itu kami berencana menggila dengan Yukata (Japanese Summer Suit). Yukata nya punya guru Bahasa Jepang kami, volunteer dari Jepang namanya Atsuko-san. Tak disangka-sangka, Kak Anggun yang rajin memasak, ternyata baru saja buat kue... Hehehehe. Nama kuenya African Tart atau biasa juga dikenal African Gateau. Rasanya? Jangan tanya, bikin saya meleleh dan mengharu biru...T.T
Enaaaak sekali. Seperti biasa, saya mungkin tidak akan membuat itu kue, jadi sebagai rasa cinta saya yang mendalam, maka saya wajib punya resepnya. Kak Anggun yang baik hati, rajin, lagi pintar memasak membagikan resepnya. Ini dia:


African Tart


Bahan Cake:
9 butir Telur
400 gr Tepung gula
350 gr Mentega
170 gr Terigu
30 gr Kopi
10 gr Coklat bubuk

Bahan Vla:
1 gelas Gula Pasir
1 sdm penuh Mentega 
1 sdm Tepung maizena
1 Kuning telur
1/3 gelas Susu kental manis
2 1/2 gelas Air
Vanili secukupnya


Sunday, February 13, 2011

Dorayaki Jadi-Jadian

Assalamu'alaikum....^_^
Nah.....kembali lagi dengan saya.
Kali ini saya mau bagi-bagi resep dorayaki. Sebenarnya resep ini saya dapat dari web'a NHK. Terus di saat kami ngumpul-ngumpul rutin sama anak les bahasa jepang, kami berinisiatif membuat dorayaki dan jadilah dorayaki jadi-jadian...hehehe

Kenapa jadi-jadian? karena bentuknya ada yang love, bintang, clover dan bulat kayak aslinya. Selain itu isi dari kue dorayakinya kami ganti jadi selai kacang, coklat, keju, blueberry, strawberry dan jagung. Hampir kayak isi martabak bangka...kwkwkwkw.

Rasa dorayakinya enak, dan yang paling menggugah selera adalah wanginya yang luar biasa, bikin langsung pengen coba cicip. *kalo saya sih bukan nyicip lagi....2 potong...hahahaha

Seperti biasa saya cuma juru oles margarin, nyupir, dan pekerjaan ringan lainnya. Yang pasti saya tukang nonton plus sangak-sangak sama para chef yang buat dorayakinya...tak ketinggalan saya tukang makan. Pernah saya sekali nyoba nuangin adonan, niatnya sih mau cetak n buat dorayaki, dan tadaaa...tumpah kemana-mana malah jatuh ke api kompor. Sebelum itu dapur orang saya jadiin kapal pecah mending saya serahkan pada ahlinya. Hehehe...

Nah bagi yang pingin coba buat silahkan mengikuti anjuran resep berikut ini...Semoga berhasil...^_^


DORAYAKI


Isi dorayaki yang asli (azuki=kacang merah)

Bahan: 

  • 125 gram kacang merah (azuki). Kacang jenis lain juga bisa dipakai kalau tidak ada kacang merah.
  • 125 gram gula (sesuai selera, silahkan ditambah atau dikurangi)
  • 1/2 sendok teh (2,5 gram) garam
Cara membuat:
  • Cuci kacang merah, masukkan dalam panci lalu tuang air secukupnya hingga kacang merah tadi terendam. Masak dengan api sedang hingga mendidih, lalu tiriskan. Ini dilakukan agar buih dari rebusan tadi ikut terbuang.
  • Masukkan kembali kacang merah tadi ke panci, tambahkan 5 cangkir air dan masak dengan api sedang.
  • Setelah mendidih, kecilkan api. Tutupi panci dengan pelapis atau aluminium foil untuk menampung uap yang menetes lalu pasang tutup panci. Masak dengan api yang sangat kecil sampai sekitar 90 atau 120 menit, hingga kacang merah itu menjadi lembut. Sesekali pastikan kacang merah itu selalu terendam air. Jika tidak tambahkan air.
  • Saat kacang merah tadi sudah lembut lalu kurangi airnya (tinggi air yang tersisa harus sekitar 5 milimeter di atas kacang). 
  • Masukkan gula dan garam ke dalam panci dan masak hingga menjadi adonan. Pastikan kacang yang direbus itu tidak hangus. 
  • Jika ingin kacang dihaluskan setelah masak juga boleh, sesuai selera.

    Roti Dorayaki

    Bahan:

    • 60 gram tepung biasa
    • 1 sendok teh (3 gram) baking powder
    • Sejumput garam
    • 1 buah telur
    • 2 sendok makan gula (18 gram)
    • 1 sendok makan madu
    • 1 sendok makan (15 ml) air panas
    • Sedikit minyak goreng
    Cara membuat:
        • Campurkan tepung, baking powder dan garam lalu diayak. Campurkan air panas dengan madu, aduk hingga rata dan diamkan sampai dingin.
        • Masukkan telur dalam mangkuk, tambahkan gula lalu masukkan mangkuk dalam air panas. Kocok telur secara merata selama 3 hingga 4 menit sampai warnanya memutih.
        • Hasil kocokan di tahap 3 kemudian ditambahi madu yang dibuat di tahap 2, disusul dengan campuran tepung yang juga disiapkan di tahap 2. Ini untuk membuat adonan kue dadar. Panaskan wajan, berikan lapisan tipis minyak, lalu masukkan 1 sendok makan adonan untuk membuat dadar dengan diameter sekitar 6 hingga 7 sentimeter. Balik dadar agar kedua sisi matang. Dadar ini mudah hangus sehingga pastikan wajan tidak terlalu panas.
        • Dinginkan dadar, tumpukkan satu pasang dadar dan berikan adonan kacang merah disela-selanya. Dapat pula diisi dengan isian lain, sesuai selera.

          Resep di atas untuk 2 porsi

          Nah begitulah resepnya, kami membuat 10 resep, sehingga jadinya 20 porsi. Gambar yang diatas adalah bentuk yang sebenarnya. Hehehe...Setelah kami membuatnya jadinya seperti berikut:


          Ini dia hasilnya...^_^


          Bermacam-macam bentuk dan isian dorayaki


          Keju-coklat, Kacang-coklat


          Berlimpah karamel saja. Saya suka sekali yang ini..^_^


          Blueberry...:)


           Coklat plus topping caramel


          Kami menikmatinya dengan lemon tea dingin...^_^


          Selamat menikmati...^_^


          Buat dibawa pulang....^_^


          Begitulah hasilnya semoga kalian bisa bikin yang lebih bagus n enak...Selamat mencobaaa...^_^

          Friday, February 11, 2011

          Love At The First Taste with KUE LUMPUR

          Hahahah....aneh ya judulnya. Yah begitulah kira-kira. Saya jatuh cinta pada cicipan pertama kue lumpur.
          Nah, jadi ceritanya saya sedang mempersiapkan suatu event menanam 5000 pohon di Aceh dengan Al Kahfi Foundation. Terus pada hari H seremonialnya, kita nanam bakau di daerah tambak di Ulee Lhee. Terus adalah si risol dan si kue berwarna hijau sebagai cemilan yang disiapkan panitia. Pada cicipan pertama, yang mendapat kehormatan adalah risol karena saya suka risol. Terus, pada ronde selanjutnya, saat mencicipi si kue hujau dan TERNYATA... saya jatuh cinta. Alhamdulillah saya dipertemukan dengan kue yang enak ini. Serta merta saya datangi kakak yang menjadi panitia konsumsi, interogasi perkara si kue hijau yang menjadi tersangka utama. Hehehe...

          Dari hasil wawancara diketahuilah tersangka bernama Kue Lumpur. Serasa serasi sekali dengan hari itu yang kami rama-ramai bergotong-royong main lumpur...eh salah nanam bakau.


          Ini nih momen pertemuan saya dan kue lumpur. Event yang keren!...Go Green!

          Oke kapan-kapan kita cerita nanam bakaunya. Let's back to kue lumpur. Dari hasil wawancara, saya mendapatkan sumber pemesanan kue ini dan ternyata maminya k'Mutia yang bikin (personil menggila les Bahasa jepang). Tapi sayangnya umur tersangka tak terdeteksi. Pokoknya pas saya kenal kue ini telah enak banget rasanya. Hehehe...
          Karena sangat dekat dengan k'Mutia saya dikasi resep kue'a. Tentunya k'mutia tak usah risau karena setelah hari itu saya jadi pelanggan tetap nan setia kue lumpurnya mami k'mutia. Berhubung saya tidak bisa memasak jadi, resep hanyalah bukti cinta saya pada kue lumpur. Saya harus punya walau tidak pernah saya buat. Hahaha...

          Demi kemaslahatan ummat... Nah lho? Maksudnya, demi menularkan kecintaan ini, mari kita simak penuturan resep yang dituliskan K'mutia untuk saya:

          Kue Lumpur


          Bahan: 
          200 gr Tepung terigu
          200 gr Gula pasir
          250 gr Kentang rebus yang dihaluskan
          100 gr Mentega
          1 gelas Duralex panjang santan kental
          3 butir Telur
          50 gr Kismis

          Cara membuatnya:
          1. Kocok telur dan gula sampai setengah mengembang.
          2. Masukkan kentang yang telah dihaluskan sedikit demi sedikit bergantian dengan terigu dan aduk rata.
          3. Tambahkan santan dan terakhir tambahkan mentega yang sebelumnya dicairkan terlebih dahulu dan aduk rata. (tambahkan air daun pandan hijau dalam santan jika ingin kue berwarna hijau, pastikan jumlah campuran santan dan air daun pandan totalnya tetap 1 gelas duralex panjang).
          4. Panggang dalam cetakan atau loyang yang telah diolesi tipis mentega atau minyak, tutup bagian atas loyang untuk mendapatkan kemantangan yang merata.
          5. Taburi kismis di atasnya sebagai hiasan.
          6. Setelah matang, angkat dan siap dinikmati.....^_^

          Note: Gelas duralex panjang itu adalah gelas yang sering digunakan sebagai pengganti gelas ukur warnanya coklat kemerahan. Saya juga bingung berapa tuh ukuran ml nya tapi yah ntar kalo kapan-kapan saya bikin kuenya saya ukur deh...*tapi ntah kapan. Hehehe.

          Arigatou.. Visit Again Yaa... ~