Showing posts with label Resep. Show all posts
Showing posts with label Resep. Show all posts

Thursday, February 26, 2015

Queen Cafe = Queen Service

Assalamu'alaikum pembaca meutuah**

Setelah sekian lama tidak menulis di blog ini, lebih dari satu semester, huhuhu.
Tapi saya kembali menulis dengan kabar gembiraaaa. Saya sudah wisuda, Alhamdulillah. Sah nambah 3 huruf satu titik dan satu koma di belakang nama, Yuhuuuy!!
By the way, nanti deh kapan-kapan saya nulis tentang hari bahagia itu, kali ini saya akan bercerita tentang hari bahagia lainnya.

Kemarin itu saya dan beberapa temen yang sedang semangat belajar bareng, kita belajar TOEFL untuk nambah-nambah dijid di angka yg tertera di sertifikat PBT nantinya. Nah, saya yang men-skip makan siang karena harus membereskan sesuatu, mulai lapaaaar setengah mati. Setelah buru-buru dari kampus kemudian belajar bareng, saya benar-benar keroncongan. Terus temen yang baik hatinya, nanyain apa mau ditemenin makan? Saya pun dengan senang hati mengiyakan. Saya dan teman saya ini, Lia, memang sering hunting tempat dan makanan enak bareng. Jadilah Lia menawarkan opsi-opsi tempat makan yang belum pernah kita coba. Alhasil, pergilah kami ke jalan Batoh Baru yang disitu dibuka sebuah cafe baru. Nama tempatnya Queen Cafe, dari luar tempatnya cantik, minimalis, romantis dan sepiiiiii banget. Kita mulai bingung ini tempat buka atau ngak sih. Akhirnya kita memutuskan masuk ke toko sebelah yang begitu menggoda, Informa!! you know lah ya, kalau udah masuk sini, air liuuur mulai menganak sungai, mupeeeeng, Uhuk *keselek liur (Maap ya jorok..:p)

Setelah mengelilingi informa yang terdiri dari 3 lantai dari 5 pintu toko, kebayang ya mutar-mutarnya, kita akhirnya masuk ke Queen Cafe, dari pertama masuk, pelayannya udah nyamperin kita dan bukain pintu masuk. Karena kosoooong melompong, kita milih meja suka-suka hati, akhirnya kita duduk dekat pintu kaca biar terang. Pelayannya ngantarin menu, setelah nanya-nanya dan pilih-pilih akhirnya kita pesan Beef Lasagna dan Cheese Cake plus Cappucino dingin.

Sambil nunggu makanan, kita ditemani dengan lagu-lagu asik yang rata-rata favorit saya, kita berdua ngobrol dan poto-poto. Table set yang udah tersedia itu cantik dan rapi, serba putih. terus pelayannya mindahin set makanan yang ngak kepake buat nantinya diletakkan makanan kita.

Saat makanan datang, kita bahagia banget, lapar soalnya. Tapi lapar tidak menghalangi saya yang hobi poto makanan, selesai poto-poto kita mulai nyicip. Makanannya enaaak. Dengan harga yang ditawarkan, porsi yang ada itu cukup besar dan mengenyangkan. Beef Lasagnanya berasa home made banget, ngak banyak penyedap dan bumbu instant cuma minus mozarela aja. Cheese cakenya itu yang paling oke yang pernah saya makan. Bayangin aja, saya yang ngak suka keju tapi suka dengan cheese cakenya. Wew.



Karena kami berdua satu-satunya custumer disitu, dari mulai kami duduk hingga mau magrib kami pulang, jadi berasa bingung ini makan siang atau super sweet date berdua sih.  Hahaha. Karena udah kayak specially booked satu tempat gitu, terus pelayannya sigap banget. Saat matahari menyerang tepat duduk kita, terus langsung aja pelayannya menawarkan pintunya ditutup setengah biar ngak panas, terus saat kita selesai, pelayannya juga sigap banget mindahin piring, sedok dan gelas biar kita berdua nyaman ngobrol di situ lama-lama tanpa gangguan piring kotor. Saat saya hendak minta saos tambahan, baru noleh aja, pelayannya udah nyadar kalau kita butuh sesuatu dan nyamperin kita dengan sopan nanyain kita minta apa. Waaah, pokoknya feel like a queen banget berada di Queen Cafe.

Saya pribadi sih senang-senang aja, cafe itu tetep sepi biar kita bisa ngedate sering-sering, cuma ya kasian juga, tempatnya dan makannya enak plus pelayanannya bagus gitu sepi pengunjung. Hehehe.

Jadi Queen Cafe, bisa jadi salah satu alternatif tempat makan yang asik.

*Salam Makan ^_~



**Meutuah = Baik budi (Bahasa Aceh)

Wednesday, February 26, 2014

Chef Gagal.... :P

Assalamu'alaikum..... Untuk para Ibu atau siapapun di dunia ini yang sedang mengerjakan tugas domestiknya, Saya do'akan dimudahkan, diberi kesabaran dan diberi kebahagiaan tak terbatas! Amiiiin

Do'a ini dilatarbelakangi oleh kejadian tadi pagi:

Pagi ini mamak saya menelfon. Menanyakan saya dimana. Kemudian menyuruh saya segera pulang. Sekaligus menitahkan saya untuk memasak. Ya! Memasak!! Pasalnya, mamak saya sedang pergi ke dokter mengantarkan nenek saya yang sakit. Ternyata antriannya ramai sekali, sehingga tidak akan sempat memasak untuk makan siang. 


Awalnya hanya dititahkan memasak nasi. Bukan perkara sulit, pikir saya, kan ada magic jar!  Hahaha. Tapi ternyata mamak saya dengan suara meyakinkan menyuruh saya memasak kuah tumis ikan. Saya awalnya santai, sambil bertanya, bumbunya udah ada kan? Tinggal masak saja kan? Ternyata jawabannya belum ada dan saya harus meraciknya sendiri. Apaaaa??? "Kalau rasanya entah kayak apa, terima aja ya?" balas saya. Kemudian tidak hanya itu, mamak saya juga titip agar ikannya juga di goreng beberapa ekor. Telepon pun putus, pulsa saya habis!!

Monday, January 27, 2014

Enak = "Enak" ?

Assalamu'alaikum....niatnya mau buat status facebook, tapi kok ya kepanjangan. Akhirnya di blog saja lah.

Ceritanya begini,
Awalnya sih cuma 1 orang, lama kelamaan kok ya jadi banyak yang nanya. 

Adk leting: Kakak ni wisata kuliner ya? Enak kali lah tiap hari wisata kuliner

Saya: Haaa? wisata kuliner? mana da! hahahha

Adk leting: Iyaaa, mana da ngak, itu makanan tiap hari di post.

Saya: Gini, sebenarnya ngak hanya kakak, semua orang termasuk adek biasanya makan 3 x sehari kan? Adek makannya 3 x ngak?

Adk leting: Iya 3 x

Saya: Nah, coba semua makanan yang adek makan difoto, minimal ada 3 foto dalam sehari. Sedangkan kakak, ngak setiap hari kakak post 1 foto. Jadi sejatinya masi banyak makanan yang ngak kakak post.

Adk leting: Iya juga ya. Tapi kakak enak makan enak terus.

Tuesday, July 17, 2012

Pergedeeelll...

Assalamu'alaikum......^-^

Nulis lagiiii deeh.....

Soalnya saya libur nih, jangan bosan yaaa.

Ngomong-ngomong masalah pergedel, saya adalah pecinta pergedel dan segala macam olahan kentang! Waktu kecil, kalau ada acara walimahan atau acara lainnya yang ada unsur makan-makannya, saya pasti senang sekali. Karena biasanya ada pergedeeeell. Selain pergedel, biasanya olahan kentang lainnya juga bakal ada, seperti: sambal goreng atau lainnya.

Tapi herannya, walau mamak saya tahu betul anaknya ini gila pergedel, tapi mamak saya tidak pernah membuatnya di rumah. Saya tidak pun bertanya dan protes, saya pikir mamak saya tidak bisa membuatnya. Saat ada acara buka puasa di kompleks saya, ibu-ibu termasuk mamak saya memasak untuk bukaan. Salah satu menunya adalah pergedel. Saya dan anak-anak kompleks lainnya juga ikut bantu memasak. Saya dengan senang hati menuju ibu-ibu pembuat pergedel. Mengupas kentang. Dari situ saya tahu ternyata mamak saya bisa membuat pergedel. Maka asumsi saya berubah, pergedel hanya dibuat jika ada acara makan-makan saja. Hmm... Yakin 100% tanpa nanya kiri kanan...!!

Lama-lama (waktu sudah agak gede dikit), saya tahu ternyata pergedel tidak hanya ada di acara walimahan atau makan-makan...:p
Ada banyak dijual di rumah makan juga...hihihi
Tapi pergedel tetap menjadi sesuatu yang istimewa, walau bertambah satu tempat lain dimana saya bisa makan pergedel.

Lama-lama lagi (Waktu sudah gede banget), saya tahu ternyata asumsi saya salah 100%.... :D
Pergedel ada di mana-mana. Tapi mamak saya tetap tidak pernah membuatnya di rumah. Tapi selalu membawa pulang pergedel, atau jika ada nasi kotak, pasti pergedelnya disisakan untuk saya. Mamak saya is the best....>.<
Tetap saja pergedel menjadi istimewa. 

Lama-lama lagi-lagi (Waktu sudah gede dan gendut), saya mulai menanyakan sama mamak saya. "Mak, kok ngak pernah buat pergedel?" 
"Dek lia mau buat?" jawab mamak saya.
"Mauuuu, mamak tau resepnya?"
"Tau, mudah tu"
"???" Saya girang sambil memendam beribu tanya (taelaaah...:P)

Maka disuatu pagi saat saya berumur 22 TAHUN, mamak saya membuat pergedel untuk pertama kalinya di rumah. Rasanyaa...... Enaaaaaaak..... Saya tidak berhenti makan. Mamak saya membuatnya 3 hari berturut-turut!! Ditambah daging pula dalam pergedelnya.
Pergedel tetap saja istimewa.

Di suatu siang, saya kok kayak pingin pergedel, maka mulailah saya mengganggu mamak saya dengan pertanyaan seputar resep pergedel. Di umur 22 Tahun untuk pertama kalinya saya membuat pergedel sendiri....:D (sampe-sampe saya buat post ini!)
Berikut adalah hasilnya dan resepnya.....^-^


Arigatou.. Visit Again Yaa... ~